BerandaBeritaRegulator Inggris melarang Iklan Token Penggemar Arsenal

Regulator Inggris melarang Iklan Token Penggemar Arsenal

Token Penggemar semakin meningkat dengan keterlibatan klub di lima liga utama Eropa

Klub Liga Premier Inggris Arsenal telah dinyatakan bersalah oleh pengawas periklanan Inggris karena melanggar peraturan, setelah menayangkan iklan yang mempromosikan token penggemar. Pada hari Rabu, Advertising Standards Authority (ASA) meminta agar klub Inggris itu berhenti menampilkan iklan "tidak bertanggung jawab " tersebut karena gagal menyoroti risiko yang timbul atas keterlibatan dengan mata uang kripto.

"Iklan tersebut tidak boleh muncul lagi dalam bentuk yang dikeluhkan," perintah ASA.

Otoritas tersebut secara khusus mengutip dua iklan, satu dipublikasikan di situs web klub pada 6 Agustus dan yang kedua di akun Facebook resmi pada 12 Agustus, mempromosikan token penggemar $AFC.

ASA: Arsenal gagal memasukkan semua informasi keuangan yang diperlukan

Meskipun pengawas iklan tersebut mengakui bahwa iklan yang telah dijalankan tidak mempromosikan token penggemar sebagai investasi atau untuk keuntungan finansial, ia mencatat bahwa klub sepak bola gagal merincikan kemungkinan Capital Gains Tax (CGT) yang diperlukan untuk setiap keuntungan yang diperoleh dari berinvestasi pada token kripto.

" Oleh karena itu, karena iklan tersebut meremehkan investasi dalam aset kripto dan memanfaatkan kurangnya pengalaman atau kepercayaan konsumen dengan tidak menjelaskan bahwa CGT dapat dibayarkan atas keuntungan dari investasi, kami menyimpulkan bahwa iklan tersebut tidak bertanggung jawab dan melanggar Kode."

Lebih lanjut, agensi mengkritik kegagalan Arsenal untuk secara jelas menyatakan risiko perdagangan aset dan mengklarifikasi bahwa aset semacam ini tidak diatur di Inggris. Meskipun iklan pertama menyediakan teks yang memberi tahu calon konsumen bahwa token penggemar tersebut dapat dengan mudah kehilangan nilainya, yang menyebabkan hilangnya sebagian atau seluruh investasi, peringatannya ada di bagian bawah iklan. Dengan demikian, hal itu berisiko tidak terlihat oleh mereka yang terlibat dengan iklan tersebut.

Tanggapan Para Gunners

Sebagai tanggapan, juru bicara dari klub mengatakan bahwa pemasarannya dilakukan dengan sangat serius kepada para penggemar. Klub menjelaskan bahwa mereka telah memberikan peringatan tentang risiko keuangan dan penjelasan terkait informasi yang mereka berikan kepada penggemar. Ia juga mencatat bahwa mereka akan mencari tinjauan independen atas putusan tersebut untuk memahami sikap badan tersebut dengan lebih baik.

Token penggemar telah meraih popularitas yang mainstream, terlebih lagi di kancah sepak bola Eropa. Klub raksasa termasuk klub kelas berat Italia Inter Milan, pemimpin Ligue 1 Prancis PSG, dan FC Barcelona dari Spanyol baru-baru ini mengadaptasi token penggemar ini. Para klub tersebut mengatakan token ini memberikan jalan untuk berinteraksi dengan para penggemar. Melalui token tersebut, penggemar dapat berpartisipasi dalam keputusan seperti lagu yang dimainkan di stadion dan dekorasi di ruang ganti.

Lebih spesifik, Socios telah berada di garis depan dalam mempromosikan token ini. Arsenal telah bekerja sama dengan Socios untuk meluncurkan token $AFC yang dapat dibeli penggemar dari aplikasi Socio.com. Transaksi dilakukan dalam mata uang kripto Chillz.

We use cookies to personalise content & ads, provide social media features and offer you a better experience. By continuing to browse the site or clicking "OK, Thanks" you are consenting to the use of cookies on this website.