Cathie Wood Mengakui Adopsi Kripto Secara Institusional akan Gagal

$MCADE presale sedang berlangsung!
$MCADE presale sedang berlangsung!

Cathie Wood Mengakui Adopsi Kripto Secara Institusional akan Gagal

By Dan Ashmore - Menit Terbaca

Poin-Poin Penting

  • Cathie Wood mengatakan bahwa institusi mungkin mengambil langkah mundur dari adopsi kripto
  • Dia percaya bahwa mereka akan mengalokasikan lebih banyak untuk Bitcoin dan Ether begitu mereka meluangkan waktu untuk mempelajari dunia kirpto
  • Saya yakin dia mungkin terlalu optimis, bahwa industri kripto telah terpukul dan mungkin butuh waktu lebih lama untuk pulih

Kripto berada di posisi yang buruk sekarang.

Terdapat beberapa perkembangan paling memprihatinkan yang terlihat beberapa minggu terakhir – dan saya pikir Anda akan setuju – mungkin apa artinya reputasi industri tersebut ke depan.

Institusi apa yang akan menempatkan Bitcoin di neraca mereka sekarang? Dana pensiun apa yang akan dipindahkan ke aset digital? Jatuhnya FTX (yang saya tulis secara rinci di sini ) sangat ramai dibicarakan dan menggelegar sehingga akan menjadi sebuah delusi untuk mengharapkan siapa pun yang terhubung dengan keuangan tradisional pindah ke industri kripto. Apakah hal tersebut tidak dapat diperbaiki?

Cathie Wood mengisyaratkan langkah mundur institusional

Dalam hal ini, saya pikir wawancara pendiri Ark Invest Cathie Wood dengan Bloomberg minggu lalu memberi tahu kita. Sudah lama dikenal karena pandangannya yang amat sangat bullish berkaitan dengan Bitcoin, dia bahkan menegaskan kembali dalam sebuah wawancara terkait kepercayaannya pada prediksi harga Bitcoin, yang dia yakini akan bernilai $1 juta per koin pada tahun 2030.

Ini bukan kejutan, juga tidak sepenuhnya tidak terduga. Wood bersikeras bahwa Bitcoin akan mengubah lanskap makro dalam jangka panjang. Dia telah memposisikan diri dengan sangat agresif di pasar, bertaruh pada saham teknologi berisiko, Bitcoin, dan aset lain yang telah mengalami kesulitan di tengah transisi ke paradigma suku bunga baru – seperti yang ditunjukkan oleh kinerja ETF andalannya di bawah ini:

Namun, saya merasa ada hal lain yang penting dalam wawancaranya. “Saya pikir, bagaimanapun, bahwa satu hal yang akan tertunda mungkin adalah institusi yang mundur dan hanya berkata, ‘Oke, apakah kita benar-benar memahami ini?’”, katanya.

Ini mengisyaratkan bahaya besar di sini. Sepanjang pandemi, salah satu hal paling bullish untuk Bitcoin adalah tren institusi yang mengalir ke industri tersebut. Ada Tesla. Ada obrolan tentang ETF. Ada Grayscale. Ada perusahaan pertambangan umum. Ada Coinbase yang mengambang di bursa saham. Bahkan ada El Salvador yang menyatakan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Tetapi sekarang lingkungan dengan suku bunga rendah telah berakhir, dan likuiditas tersedot keluar dari ekonomi, Bitcoin dan kripto menghadapi sesuatu yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya – kemunduran dalam ekonomi yang lebih luas.

Jangan lupa bahwa Bitcoin diluncurkan pada tahun 2009, menjadi pasar bullish terbesar dalam sejarah. Bitcoin belum diuji di tengah iklim makro yang bearish, dan karenanya ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dan melawan ujian ini, kripto mengalami kesulitan.

BlockFi, Celsius, Voyager, Three Arrows Capital, dan semua perusahaan bangkrut lainnya, yang sekarang bergabung dengan FTX, juga telah membuat kripto terlihat buruk sehingga tidak mengherankan mendengar analis memperingatkan tentang kemunduran dalam adopsi institusional. Bukankah akan lebih mengejutkan jika tidak ada?

Optimisme

Saya harus mencatat pernyataan di mana Wood menambahkan bahwa menurutnya Bitcoin “bernasib baik” dari semua masalah ini. Meskipun saya jelas tidak akan optimis seperti itu – seluruh industri kripto mendapatkan pukulan atas reputasinya jika Anda bertanya kepada saya – saya mengerti dari mana asal pernyataannya tersebut.

Tetapi meskipun Bitcoin mungkin tidak memiliki risiko untuk tertekan, dan karenanya secara teoritis kebal terhadap jenis ledakan yang telah kita lihat di perusahaan terpusat seperti FTX, ini adalah dunia nyata. Dan di dunia nyata, agar rata-rata warga negara dapat mengaksesnya – belum lagi institusi – diperlukan perusahaan terpusat.

Dan sampai keserakahan, leverage yang sembrono, manajemen risiko yang naif, dan penipuan langsung (tanpa menyebut nama) di industri tidak ada lagi, Bitcoin tidak akan mendapatkan daya tarik yang signifikan di industri keuangan arus utama. Institusi akan jauh lebih berhati-hati dalam berinvestasi di kripto sekarang setelah begitu banyak ledakan besar. Regulasi semakin kuat. Pengembalian tidak lagi melonjak begitu tinggi.

Inilah mengapa saya tidak setuju dengan nada optimis yang ditetapkan Wood dalam wawancara:

“Dan setelah (institusi) benar-benar mengerjakan pekerjaan rumah mereka dan melihat apa yang terjadi di sini”, kata Wood, “Saya pikir mereka akan lebih nyaman pindah ke Bitcoin dan mungkin Ether sebagai perhentian pertama, karena mereka akan lebih memahaminya”.

Bagi saya, memahami Bitcoin lebih banyak juga dilengkapi dengan pemahaman bahwa Bitcoin terus diperdagangkan sebagai aset berisiko sangat tinggi, di tempat yang sekarang bukan lagi lingkungan dengan tarif nol. Sementara visi jangka panjang yang mungkin adalah menjadikan Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi yang memiliki reputasi baik, itu bukan tempatnya sekarang – sesuatu yang akan disadari oleh manajer aset.

Kripto juga memberikan dampak negatif bagi siapa pun yang menyentuhnya tahun ini. FTX hanyalah hal memalukan terbaru untuk industri ini, karena dunia menyaksikan dengan campuran rasa puas diri, kasihan, dan jijik. Dengan latar belakang ini, reputasi seluruh industri kripto telah terpukul.

Dan ketika suku bunga naik, biaya hidup di tengah krisis melonjak dan data terus mengarah ke ekonomi yang sedang mengalami kesulitan, kripto akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk kembali bergerak ke atas daripada yang dipikirkan Cathie.